Hewan Prasejarah yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Hewan Prasejarah yang Masih Hidup Sampai Sekarang
1. Platipus



Platipus dipercaya telah hidup 5 -15 juta tahun yang lalu. Platipus adalah mamalia semi akuatik yang bertelur dan endemik di Australia timur, Bentuk Platipus dianggap aneh karena berbentuk seperti percampuran bebek dan berang-berang. Platipus juga menjadi simbol ikonik Australia dan telah ditetapkan sebagai hewan yang terancam punah.

2. Ekidna



Ekidna merupakan fosil hidup yang masih satu keluarga dengan Platipus dan sama seperti platipus, ekidna atau landak semut adalah mamalia bertelur dan dipercaya telah hidup 48-19 juta tahun yang lalu. Ekidna ini merupakan hewan asli dari Papua dan bagi masyarakat di Kampung Ormu Wari, Distrik Raveni Rara, Kabupaten Jayapura, di kaki gunung Cyclops, ekidna bukan sekadar hewan biasa, tapi diposisikan sebagai satwa keramat yang kedudukannya di hutan dihormati layaknya raja. Hewan ini juga dipercaya sebagai mata rantai antara reptil dan mamalia. 

3. Solenodon



Solenodon dipercayai telah hidup 76 juta tahun yang lalu dan Solenodon adalah mamalia berbisa yang punya karakteristik seperti mamalia paling awal yang pernah ada. Hewan ini termasuk hewan nocturnal jadi hanya keluar pada malam hari. Salah satu spesies Solenodon yaitu Solenodon Kuba diketahui telah punah hingga seekor spesimen hidup ditemukan pada tahun 2003.

4. Hiu goblin



Hiu goblin jadi salah satu hewan paling menakutkan di bumi dan telah dipercaya telah hidup 120 juta tahun lalu. Hewan berkulit merah muda ini memiliki profil ciri yang khas dengan moncong pipih memanjang, dan rahang yang sangat protrusible yang mengandung gigi seperti kuku yang dapat menonjol keluar. Hiu Goblin biasa mendiami lereng atas benua, lembah bawah laut, dan gunung laut di seluruh dunia pada kedalaman lebih dari 100 m.

5. Semut dari mars



Hewan ini diyakini ada dari 120 juta yang lalu dan hidup di Hutan Hujan Amazon, Brazil. Spesies semut ini baru ditemukan sampai tahun 2000. Semut ini memiliki tubuh yang pucat dan tidak memiliki mata.

6. Ikan pari air tawar raksasa



Ikan ini adalah salah satu ikan terbesar di dunia dan telah hidup 150 juta tahun yang lalu. Berdasarkan tangkapan terbesar yang pernah tercatat, ukuran dari ikan pari air tawar raksasa mampu mencapai bobot 600 kg dengan panjang sekitar 5 meter dari ujung kepala ke ujung ekor.
Beberapa spesimen yang berhasil ditangkap dari ikan ini sebagian besar memang berasal dari Sungai Mekong dan telah terancam punah.

7. Salamander Raksasa Cina



Hewan ini merupakan hewan amfibi terbesar di Bumi, dengan ukurannya bisa mencapai 1,8 m. Salamander ini memiliki kepala besar, mata kecil dan kulit yang gelap dan berkerut-kerut. Spesies ini hidup di aliran air dingin di pegunungan dan suka hidup di gua. Salamander ini biasa dikonsumsi dan dijadikan obat-obatan tradisional oleh warga setempat sehingga menjadikan hewan ini terancam punah karena terlalu banyak dipanen, polusi dan habitatnya dirusak. Padahal, diyakini salamander berasal dari 170 juta tahun lalu. 

8. Sturgeon



Sturgeon adalah famili ikan bertulang tertua yang masih hidup dan dipercaya telah hidup 200 juta tahun yang lalu. Ikan ini merupakan hewan asli sungai, danau, dan pantai di subtropis, iklim sedang, dan subarktik sepanjang Eurasia dan Amerika Utara. Ikan ini mampu tumbuh hingga 5,5 m dengan massa 2000 kg. Ikan ini sudah mulai langka karena ikan ini sudah mulai banyak dipanen oleh manusia.

9. Notostraca



Sering juga disebut sebagai Udang Berudu dan diyakini leluhur mereka berasal dari 220 juta tahun yang lalu. Notostraca dewasa memiliki ukuran panjang mencapai 10-58 milimeter. Pada bagian ujung tubuhnya terdapat sepasang cercopoda dengan bentuk yang tipis dan memanjang. Bentuk tubuh udang berudu ini tidak ada perubahan dari bentuk tubuh 70 juta tahun terakhir dan bisa dibilang hewan ini selamat dari kejadian yang telah melenyapkan dinosaurus.

10. Buaya



Semua spesies buaya dipercaya telah ada sejak 250 juta tahun yang lalu. Kelompok crocodilia ini banyak berbagi karakteristik yang serupa dengan leluhur buaya mereka. Buaya umumnya menghuni habitat perairan tawar seperti sungai, danau, rawa dan lahan basah lainnya. Buaya terbesar yang pernah dipelihara di penangkaran adalah seekor blasteran buaya muara dengan buaya Siam yang diberi nama Yai (menetas pada 10 Juni 1972) di Kebun Penangkaran Buaya Samutprakarn yang terkenal di Thailand. Binatang melata ini memiliki panjang tubuh hingga 6 m dan berat mencapai 1.114,27 kg.

11. Lamprey



Lamprey merupakan ikan tanpa rahang dengan mulut berbentuk corong aneh dengan gigi-gigi kecil. Dalam zoologi, Lamprey sering tidak dianggap sebagai ikan sejati karena morfologi dan fisiologinya yang berbeda. Lamprey terdiri dari 30 spesies dan hanya sebagian dari spesies itu yang menjadi parasit dengan menyedot darah ikan lain. Adapun, fosil lamprey tertua diyakini berumur 360 juta tahun. 

12. Coelacanth



Coelacanth dipercaya masih mempertahankan bentuknya selama 400 juta tahun. Ikan ini merupakan keturunan dari garis keturunan tertua dari Sarcopterigii (ikan bersirip daging dan tetrapoda), yang berarti mereka berkerabat lebih dekat dengan ikan paru dan tetrapoda seperti amfibi, reptil, burung, dan mamalia daripada dengan Actinopterigii (ikan bersirip duri yang meliputi hampir semua ikan modern). Coelacanth dianggap telah punah sejak Zaman Kapur Akhir, yakni sekitar 66 juta tahun yang lalu, namun ditemukan kembali pada tahun 1983 di sekitar pesisir Afrika Selatan

13. Nautilus



Nautilus berasal dari Bahasa Yunani yang berarti pelaut. Hewan ini dipercaya telah ada sejak 500 juta tahun yang lalu. Walaupun bercangkang, Nautilus masih berkerabat dengan cumi-cumi dan gurita. Hewan yang bisa memiliki 90 tentakel dan berdiameter 3 dan 30 cm diketahui telah hidup sejak jutaan tahun lalu dengan bentuk yang tidak banyak berubah, sehingga dianggap fosil hidup. Sama seperti yang lain, Nautilus juga termasuk hewan yang terancam punah.

14. Ubur-ubur



Siapa sangka ternyata ubur-ubur adalah hewan multiorgan tertua di bumi. Mereka telah ada dan bertahan selama 700 juta tahun. Sekarang ini banyak spesies ubur-ubur berbeda yang tersebar di seluruh lautan di dunia. Sebagai anggota Cnidaria, mereka memiliki dua bentuk tubuh yaitu polip yang menempel di dasar laut dan medusa yang dapat berenang bebas dan berbentuk cangkir terbalik. Umumnya mereka berukuran 2 sampai 40 cm, tapi ubur-ubur yang lebih besar bisa mencapai 1-2 meter, misalnya spesies terbesarnya Cyanea capillata atau lebih dikenal dengan Surai singa.

15. Porifera



Biasa juga di sebut dengan spons atau bunga karang adalah organisme multiseluler, yang mempunyai banyak pori sehingga air dapat melewatinya. Walaupun sangat berbeda, spons termasuk kelompok binatang karena multiseluler, heterotrof, tidak punya dinding sel, dan menghasilkan sel sperma. Sangat sulit menerka sudah berapa lama spesies ini ada di bumi. Fosil tertua spons menunjukan bahwa spesies ini telah ada sejak 760 juta tahun yang lalu. Hewan ini juga merupakan inspirasi dari tokoh kartun Spongebob
 
Andari
Author : Andari

Seorang lulusan graphic designer yang suka membaca dan mengulik hal hal unik. Suka berimajinasi dan minum kopi.

Tuangkan Komentar Anda
Gunakan kode HTML berikut untuk format text: <a><br><strong><b><em><i><blockquote><code><ul><ol><li><del>
CAPTCHA Image
Reload Image
Berita Terkait